Mentawai – Garda News
Nama Kabupaten Kepulauan Mentawai kembali mengharumkan Indonesia di kancah internasional setelah dipercaya menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang menjadi tuan rumah ajang surfing World Surf League (WSL) QS 6000 tahun 2026.

Keberhasilan tersebut dinilai tidak terlepas dari kerja keras Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Mentawai, Aban Barnabas Sokaraja.
Di bawah kepemimpinannya, Disparpora Mentawai berhasil membangun kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Mentawai, PSOI Mentawai, panitia pelaksana, serta sejumlah mitra swasta sehingga ajang Bupati Cup Road to QS 6000 berjalan sukses dan meriah.
“Ini satu-satunya di Indonesia. Mentawai dipercaya sebagai penyelenggara QS 6000 2026. Tentu ini akan memberikan dampak besar terhadap kunjungan wisatawan, khususnya pelaku surfing dunia yang datang ke Mentawai,” ujar Aban saat penutupan Competition Surfing Bupati Cup di kawasan wisata homestay Mapadegat, Kamis (21/5/2026) malam.
Aban menjelaskan, Bupati Cup digelar sebagai ajang seleksi peselancar Mentawai sekaligus persiapan menghadapi QS 6000 yang akan berlangsung pada Agustus 2026 di Katiet. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi pemanasan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat Oktober 2026, di mana Mentawai dipercaya menjadi tuan rumah cabang olahraga surfing.

“Kita berharap penyelenggaraan Porprov di Mentawai, khususnya cabang surfing, dapat berjalan sukses nantinya,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Mentawai, PSOI Mentawai, Bank Nagari, BNI, BPR, Kodim, Polres, SIP, kapal-kapal surfing, resort, Obor, hingga Bir Bintang yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurut Aban, event surfing tidak hanya berbicara soal prestasi olahraga, tetapi juga berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran peserta dan tamu dari berbagai daerah turut meningkatkan pendapatan pelaku UMKM di sekitar kawasan wisata Mapadegat.
Untuk menghibur pengunjung, panitia juga menghadirkan atraksi budaya Mentawai dan penampilan band lokal.
“Target kita jelas, memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat. Kami ingin setiap event yang digelar di Mentawai menjadi sajian terbaik bagi tamu dan kebanggaan bagi warga,” pungkas Aban.
Dengan suksesnya pelaksanaan Bupati Cup Road to QS 6000 Mentawai Pro 2026, Kabupaten Kepulauan Mentawai kini semakin dipandang serius dalam membangun sektor sport tourism dan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, sekaligus mempersiapkan diri menyambut ajang internasional QS 6000 tahun 2026.(Rek)

