Event Surfing Dinilai Mampu Dongkrak Ekonomi dan PAD Mentawai

‌Mentawai – Garda News.com
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Mentawai, Rafael Sarimurat, menegaskan bahwa setiap event yang dilaksanakan di Mentawai harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan pendapatan daerah.
Menurut Rafael, Kepulauan Mentawai memiliki dua sektor unggulan pariwisata yang menjadi daya tarik dunia, yakni selancar dan budaya atau dikenal dengan istilah Surf and Soul.

Karena itu, kedua potensi tersebut perlu terus dipromosikan secara luas agar semakin dikenal di tingkat internasional. “Bagi saya setiap event yang dilaksanakan di Mentawai harus mendatangkan uang dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya saat memberikan keterangan terkait kegiatan surfing Road to QS6000 Mentawai Pro 2026 yang digelar pada 19 hingga 21 Mei 2026.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda penting pada sektor pariwisata selancar. Namun demikian, pihaknya masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama keterbatasan dukungan anggaran.Menurutnya, keterbatasan anggaran berdampak terhadap pelayanan dan pengawasan wisatawan, seperti penyediaan fasilitas pendukung hingga kualitas dan kuantitas petugas di lapangan.

Meski demikian, Rafael menilai berbagai hambatan tersebut tidak perlu diperdebatkan, melainkan harus dicarikan solusi bersama.
“Setiap masalah tidak perlu diperdebatkan tetapi perlu diselesaikan,” tegasnya.

Ia mencontohkan, meskipun event surfing tersebut dilaksanakan dengan keterbatasan anggaran, kegiatan tetap berjalan demi meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat setempat, memperkenalkan Mentawai ke dunia internasional, serta mendorong peningkatan jumlah wisatawan selancar.

Selain itu, lanjut Rafael, meningkatnya kunjungan wisatawan juga akan berdampak terhadap kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi surfing yang masuk ke kas daerah.

“Intinya, semakin banyak event yang dilaksanakan secara konsisten maka semakin besar pula pemasukan retribusi surfing ke kas daerah. Dengan demikian kebutuhan tak terduga atau non-budget pada event-event berikutnya dapat diatasi,” pungkasnya. (Tim redak)

Share :