Mentawai | GardaNews.com
Rapat Koordinasi Dinkes dan BPBD Persiapkan Kedatangan Kapal Rumah Sakit Apung Malahayati
besama Ketus PDIP, dalam rangka menyukseskan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat kepulauan, Dinas Kesehatan Kepulauan Mentawai Lajmuddin Siregat dan bersama Kepala BPBD mentawai, menggelar rapat koordinasi terkait persiapan kedatangan Kapal Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati.

Rapat koordinasi tersebut membahas kesiapan teknis pelayanan medis, pengamanan, serta langkah antisipasi kondisi cuaca dan kedaruratan selama kapal beroperasi di wilayah Kepulauan Mentawai. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan pelayanan kesehatan berjalan aman, tertib, dan maksimal bagi masyarakat kata Ibrani Sababalat, SH kepada Media ini.
PDI Perjuangan (PDIP) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Kepulauan Mentawai melalui program pelayanan kesehatan gratis dengan menghadirkan Kapal Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati.
Ketua DPRD Kepulauan Mentawai sekaligus Ketua DPC PDIP Kepulauan Mentawai, Ibrani Sababalat, SH, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan rapat persiapan untuk menyukseskan kedatangan kapal rumah sakit apung tersebut.
Program pelayanan kesehatan ini akan menjangkau masyarakat dari Pulau Siberut hingga Sipora, sebagai upaya membantu warga kepulauan yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas layanan medis.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian PDI Perjuangan terhadap kesehatan masyarakat kepulauan, khususnya di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau fasilitas kesehatan,” ujar Ibrani Sababalat.
Kapal RSA Laksamana Malahayati dijadwalkan tiba di Pokai, Kecamatan Siberut Utara, pada Jumat, 30 Januari 2026, sekitar pukul 12.00 WIB, dan akan langsung membuka pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat.
Jadwal Pelayanan RSA Laksamana Malahayati
Jumat, 30 Januari 2026
📍 Pokai, Siberut Utara
🕛 Pukul 12.00 WIB – selesai: Pelayanan pengobatan gratis.
Sabtu, 31 Januari 2026
Pokai, Siberut Utara
🕘 Pukul 09.00 – 16.00 WIB: Pelayanan pengobatan
🕕 Pukul 18.00 WIB: Kapal bertolak menuju Maileppet
Minggu, 01 Februari 2026
Maileppet, Siberut Selatan
🕘 Pukul 09.00 – 18.00 WIB: Pelayanan pengobatan.
🕗 Pukul 20.00 WIB: Kapal berangkat menuju Tuapejat, Sipora Utara
Senin, 02 Februari 2026
Tuapejat, Sipora Utara
🕘 Pukul 09.00 – 16.00 WIB: Pengobatan gratis.
🕕 Pukul 18.00 WIB: Kapal melanjutkan perjalanan ke Sioban
Selasa, 03 Februari 2026
Sioban, Sipora Selatan
🕘 Pukul 09.00 – 16.00 WIB: Pelayanan pengobatan.
🕕 Pukul 18.00 WIB: RSA Laksamana Malahayati meninggalkan Kepulauan Mentawai.
Ibrani Sababalat berharap kehadiran kapal rumah sakit apung ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat serta menjadi solusi sementara dalam meningkatkan layanan kesehatan di wilayah kepulauan. (Tim Rekadaksi)

