MENTAWAI – GardaNews.com
Analis Kebijakan Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Novrizal, menilai bahwa pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Kepulauan Mentawai seharusnya lebih memprioritaskan potensi budidaya keladi dibandingkan tanaman padi.
Menurut Novrizal, terdapat sejumlah alasan kuat yang menjadikan keladi lebih menjanjikan sebagai komoditas pertanian unggulan di Mentawai. Pertama, modal awal yang dibutuhkan relatif kecil. Kedua, waktu panen lebih pasti dan tingkat kegagalan sangat rendah, berbeda dengan padi yang sangat bergantung pada kondisi cuaca dan sistem pengairan.
Selain itu, dari sisi operasional, budidaya keladi tergolong mudah dan sederhana. Tanaman ini tidak memerlukan pupuk khusus serta mampu tumbuh dengan baik di kondisi tanah khas Mentawai.“Keladi sangat cocok dikembangkan sebagai komoditas unggulan lokal. Perawatannya sederhana, risikonya rendah, dan hasilnya cukup menjanjikan bagi kesejahteraan petani,” ujar Novrizal.
Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan keladi, baik melalui pendampingan petani, penguatan koperasi, maupun dukungan pemasaran, sehingga komoditas lokal ini mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat Mentawai.
(Tim Redaksi)

