- JAKARTA — Garda News.com Kepastian bahwa desain dapat terwujud secara akurat di lapangan menjadi pertimbangan penting bagi klien dalam memilih mitra design and build. Menjawab kebutuhan tersebut,
- Astara Studio menerapkan sistem pengelolaan proyek terintegrasi berbasis Building Information Modeling (BIM) guna memastikan kesesuaian antara desain dan hasil pembangunan.
- Sejak awal 2024, Astara Studio mengintegrasikan perencanaan digital dengan pengawasan pembangunan yang dilakukan secara berkelanjutan. Pendekatan ini memungkinkan pengendalian detail desain sejak tahap perencanaan hingga konstruksi dan serah terima, sehingga meminimalkan potensi perbedaan antara gambar desain dan kondisi bangunan di lapangan.
- Penerapan BIM juga memberikan dampak positif dari sisi bisnis proyek, antara lain pengendalian biaya, efisiensi waktu, serta pengurangan risiko pekerjaan ulang. Model BIM digunakan sebagai acuan utama oleh tim perencana dan pelaksana agar seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana yang telah disepakati bersama klien.
- Direktur Utama PT Asasta Nusantara Grup, Dinda Syafryn Aurellina, S.Ars., M.T., menegaskan bahwa desain merupakan komitmen profesional yang harus direalisasikan secara nyata.
- “Bagi kami, desain bukan sekadar visual, tetapi janji kepada klien. Melalui sistem perencanaan dan pengawasan yang terintegrasi, kami memastikan hasil bangunan sesuai dengan ekspektasi awal,” ujar Dinda, Jumat (26/12/2025).
- Saat ini, Astara Studio menangani berbagai proyek perencanaan dan pembangunan di wilayah Jabodetabek. Perusahaan juga melayani proyek di luar Jabodetabek dengan ketentuan tertentu guna menjaga standar kualitas, koordinasi, dan pengawasan proyek.
-
Dengan pendekatan tersebut, Astara Studio tidak hanya menawarkan layanan design and build, tetapi juga memberikan kepastian dan rasa aman bagi klien di setiap tahapan proyek pembangunan. (Ramdhani)
Astara Studio Pastikan Akurasi Desain melalui Sistem Proyek Terintegrasi Berbasis BIM

