Mentawai – GardasuaraNews.com
Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Rory Ratno A., S.E., M.M., M.Tr.Opsla, menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Melalui pesan WhatsApp yang diterima redaksi pada Sabtu (06/12/2025) pukul 10.30 WIB, ia menyampaikan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi Mentawai.
“Saya sudah berulang kali menyampaikan kepada masyarakat bahwa narkoba merusak masa depan generasi. Karena itu, saya tegaskan tidak ada kompromi. Kami akan membersihkan pelaku narkoba, baik masyarakat umum maupun oknum anggota Polres yang terlibat,” tegasnya.
Kapolres mengungkapkan bahwa sepanjang tahun ini tiga orang oknum anggota Polres telah diberhentikan karena terlibat penyalahgunaan narkoba. Usulan pemberhentian tersebut disampaikannya langsung kepada Kapolda Sumbar sebagai bentuk ketegasan institusi.
Lebih jauh, AKBP Rory menyebutkan bahwa masih banyak pihak yang mencoba memberikan tekanan, bahkan meminta keringanan dengan alasan hubungan keluarga. Namun hal tersebut tetap tidak akan memengaruhi proses hukum.
“Sudah banyak yang menelpon saya maupun menghubungi anggota untuk meminta agar saudara mereka dilepaskan dari jerat hukum.
Saya tegaskan, tidak ada kompromi. Instruksi Presiden jelas: pemberantasan narkotika dan judi online menjadi target utama, termasuk di Kepulauan Mentawai,” tegas Kapolres.
Waktu di hubungi Kasat Narkoba IPTU. Ali As Mardoni,SH membenarkan, Kami telah mengamankan 3 orang terduga pelaku dan menyita beberapa paket sabu-sabu serta barang bukti lainnya,satu bulan yang lalu, dan juga dalam pengejaran satu orang pengedar masih buronan pegawai PNS, alias (RH), dan sudah saya paparkan foto dimana-nama agar nanti saya tidak kena dalam pemeriksaan Administrasi dari Polda ” ujar IPTU Ali As Mardoni, S.H.
Ketua BPI KPNPA RI Cabang Mentawai menyampaikan dukungan penuh terhadap ketegasan Kapolres dalam memberantas narkoba dan judi online di daerah.
“Kami sangat mendukung langkah Kapolres Mentawai dalam membersihkan Mentawai dari narkoba. Ketegasan beliau adalah harapan masyarakat untuk menyelamatkan generasi muda dari kerusakan moral dan masa depan. Tidak boleh ada ruang bagi pengedar maupun pemakai narkoba,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa organisasi BPI KPNPA RI siap bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam memberikan edukasi, pemantauan, dan laporan masyarakat guna mendukung Polres Mentawai.
Kapolres menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga lingkungan dari peredaran narkoba, serta tidak memberikan toleransi kepada siapa pun yang terlibat.
(Redaksi)

